Kamis, 24 Januari 2008

Obat Salep Kulit ACYCLOVIR (cacar ular)

Di suatu apotik yang berlokasi sama dengan sebuah klinik kesehatan 24 jam di jakarta barat, pertama kali aku membeli ACYCLOVIR yang palsu. Kemasan memang dibuat sama, sewarna, mulai dari tube, stripe di kemasan, berat produk, tapi kualitas salep lebih buruk. Perhatikan cairan salepnya, bila lembut seperti lotion, tidak bergerindil, terus bila dioleskan tidak terasa kasar berarti itu salep yang bagus. Hati-hati pula jika dalam keterangan (yang biasanya disertakan dalam kemasan) dituliskan mengandung sekian persen acyclovir, tapi ketika dipakai hampir 5 hari walau dengan perawatan sesuai yang dianjurkan dan herpes ngga kunjung sembuh, maka keaslian salep perlu dipertanyakan. Bagaimana kita bisa tahu itu asli atau ngga? Mungkin paling aman kita beli di apotik yang kredibel. Aku belum tahu pasti apakah pihak berwajib juga sudah melakukan tindakan atas obat-obat palsu yang ada di pasaran, karena secara harga salep ini sedikit lebih murah, pastinya masyarakat akan memilih yang lebih murah kan? Untuk manfaat, ngga usah diragukan lagi acyclovir memang yang paling baik. Ngga sakit saat pemakaian, ngga bau obat, asal lebih rajin aja mengoleskan per sekian jam. Biar lebih cepat sembuh, sewaktu mandi pakai sabun antiseptic, misalnya sabun mandi asepso, terus handuk mandi juga harus sering di cuci.

Tidak ada komentar: